Padatahun 1642, dia meninggal dan 5 tahun sebelum meninggal dia mengalami kebutaan. Paus Urban VIII memberikan berkat khusus buat Galileo, dan jenasahnya dikuburkan di dalam Gereja Santa Croce di Florence. Hal ini dapat dibaca di New Advent - Galileo Galilei. Dari hal ini, sejarah membuktikan bahwa Gereja Katolik tidak membunuh Galileo.
Seorangprofesor universitas, Gerald A. Larue, menyatakan, "Pandangan para penulisnya, sebagaimana tertuang dalam Alkitab, mencerminkan gagasan, kepercayaan, dan konsep yang umum pada zaman mereka sendiri dan terbatas pada tingkat pengetahuan kala itu." 1 Namun, Alkitab mengaku sebagai buku yang diilhamkan Allah.
Apa kehendak Allah bagi bumi? ”Inilah firman Yehuwa, . . . Pembentuk bumi . . . , yang tidak menciptakannya dengan percuma, yang membentuknya untuk didiami.”—Yesaya 4518. APA KATA ORANG Banyak orang yakin bahwa bumi muncul begitu saja. Menurut ajaran beberapa agama, bumi adalah tempat sementara yang Allah gunakan untuk menguji manusia, apakah layak diupahi dengan kehidupan surgawi atau pantas dihukum dengan api neraka. APA KATA ALKITAB Alkitab mengatakan bahwa ”Allah menciptakan langit dan bumi”. Kejadian 11 Ia memberi tahu pasangan manusia pertama, ”Beranakcuculah dan bertambah banyak dan penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, tundukkanlah . . . segala makhluk hidup yang merayap di bumi.” Kejadian 128 Allah menyebut-nyebut soal kematian hanya dalam hal yang berkaitan dengan ketidaktaatan. Kejadian 217 Itu berarti bahwa Allah bermaksud menjadikan bumi sebagai tempat tinggal abadi bagi manusia. Allah ingin agar bumi dipenuhi dengan orang-orang taat yang memeliharanya dan menghuninya untuk selamanya. Akankah bumi hancur? ”Ia telah menjadikan bumi di tempatnya yang tetap; yang tidak akan digoyahkan sampai waktu yang tidak tertentu, atau selama-lamanya.”—Mazmur 1045. APA KATA ORANG Para ilmuwan telah memperkirakan berbagai keadaan yang bisa membuat bumi hancur atau tak bisa dihuni. Menurut mereka, ada hal-hal yang bisa mengancam keberadaan manusia. Misalnya bencana alam, seperti tabrakan benda langit dengan bumi, letusan gunung berapi yang superdahsyat, kematian matahari, atau pemanasan global. Ada juga bencana akibat ulah manusia, seperti perang nuklir atau serangan senjata biologis. APA KATA ALKITAB Kehendak Allah bagi bumi belum berubah. Firman Allah jelas berkata, ”Bumi tetap berdiri bahkan sampai waktu yang tidak tertentu.” Pengkhotbah 14 Selain itu, bumi akan terus dihuni. Alkitab berkata, ”Orang-orang adil-benar akan memiliki bumi, dan mereka akan mendiaminya selama-lamanya.”—Mazmur 3729. MENGAPA PENTING UNTUK TAHU? Karena percaya bahwa bumi akhirnya akan hancur, ada yang menjarah sumber daya bumi yang berharga. Ada juga yang hidup hanya untuk hari ini dan kehilangan harapan akan masa depan. Ini bisa membuat hidup mereka kurang bermakna atau tanpa tujuan. Sebaliknya, jika percaya bahwa kita bisa hidup selamanya di bumi, kita kemungkinan akan membuat keputusan yang bermanfaat bagi kita dan keluarga kita, bahkan sampai di masa depan. Apakah tujuan akhir manusia adalah surga? ”Mengenai langit, langit adalah milik Yehuwa, tetapi bumi telah diberikannya kepada putra-putra manusia.”—Mazmur 11516. APA KATA ORANG Banyak orang percaya bahwa semua orang baik akan pergi ke surga. APA KATA ALKITAB Surga adalah milik Allah, tapi bumi adalah untuk manusia. Alkitab berbicara tentang ”bumi yang berpenduduk yang akan datang”. Ibrani 25 Yesus adalah manusia pertama yang naik ke surga, dan Alkitab menunjukkan bahwa ada orang-orang pilihan lain yang akan pergi ke surga untuk suatu tujuan khusus. Bersama Yesus, mereka akan ”memerintah sebagai raja-raja atas bumi”.—Penyingkapan Wahyu 59, 10; Lukas 1232; Yohanes 313. MENGAPA PENTING UNTUK TAHU? Alkitab sebenarnya tidak mengajarkan bahwa semua orang baik akan pergi ke surga. Kalau Allah membawa semua orang baik ke surga, itu berarti Ia gagal melaksanakan kehendak-Nya yang mula-mula bagi bumi. Itu juga berarti bahwa janji-Nya tentang kehidupan abadi di bumi tidak benar. Sebaliknya, Firman Allah berjanji, ”Berharaplah kepada Yehuwa dan ikutilah jalannya, dan ia akan meninggikan engkau untuk memiliki bumi.”—Mazmur 3734.
KomarChucky. Jika berada di kubu bumi bulat, maka Anda pasti pernah merasakan frustrasinya berdebat dengan seseorang dari kubu bumi datar. Apa pun sanggahan yang Anda lontarkan dianggapnya sebagai bagian dari konspirasi NASA. Penganut Bumi Datar meyakini bumi berbentuk piringan, di mana lingkaran Arktik berada di pusatnya, sementara Antartika
Baru-baru ini, konferensi tahunan para penganut teori bumi datar digelar untuk pertama kalinya. Acara Flat Earth International Conference FEIC tersebut dihelat di Raleigh, Carolina Utara, Amerika Serikat pada 9-10 November lalu. Konferensi itu mengklaim bahwa bentuk bumi adalah datar atau seperti bentuk cakram piringan dan bukanlah bulat seperti yang telah diakui para ilmuwan dunia. Salah satu dalil yang mereka kutip adalah bersumber dari Alquran yang menyebutkan bahwa bumi adalah bentuk 'hamparan'. Namun demikian, pakar Alquran Indonesia Dr KH Ahsin Sakho Muhammad mengatakan, teori bumi datar tersebut hanya melihat bentuk bumi dari sisi pandangan mata saja. Namun jika dilihat secara keseluruhan, menurutnya, bumi berbentuk bulat. Ia mengatakan, ada beberapa ayat dalam Alquran yang mendukung teori bahwa Bumi berbentuk bulat. "Seandainya bumi berbentuk cakram, juga tidak akan menambah keimanan kita, juga kalau kita ingkari tidak akan mengurangi keimanan kita. Jadi silakan saja berteori. Tapi, ada tanda-tanda di dalam Alquran, yakni takwir atau qurah, yang artinya bola atau lingkaran," kata Kiai Ahsin, saat dihubungi Jumat 24/11. Dikatakan Kiai Ahsin, dalam surat Az-Zumar ayat 5, menunjukkan bahwa bumi berbentuk seperti bola atau bulat. "Dia menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar; Dia menutupkan/menggilirkan takwir malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dia-lah yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun."Menurutnya, takwir ini berarti 'bola' atau 'menggelindang'. Karena bentuk bumi yang bulat itulah, waktu antara siang dan malam silih sepengetahuannya, teori Big Bang menyebutkan asal mula terbentuknya bumi. Teori ini menyatakan, bahwa alam semesta berasal dari kondisi super padat dan panas, yang kemudian meledak dan mengembang sekitar miliar tahun yang lalu. Serpihan dari ledakan itu membentuk bumi dan planet-planet lainnya."Sementara ini, baik itu pakar dari Barat dan ulama kaum Muslimin menerima itu. Begitu meledak, partikel yang ada di ruang udara yang hampa itu terus ada. Bahkan, menurut sebagian ulama bahwa partikel-partikel itu masih terus berjalan, yang akhirnya menjadi bumi. Kemudian Allah menjadikan bumi dingin," yang pertama kali ditemukan oleh Abbe Georges Lemaitre, seorang kosmolog asal Belgia pada 1920-an itu, dikatakan Kiai Ahsin, ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Anbiya ayat 30. Yang mana disebutkan, bahwa langit dan bumi pada awalnya menyatu."Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka, mengapakah mereka tiada juga beriman?"Kiai Ahsin juga mengatakan, bahwa bumi berjalan mengelilingi matahari dan bulan mengelilingi bumi. Teori bumi berjalan dalam peredarannya, menurutnya, ditegaskan dalam surat An-Naml ayat 88, yang berbunyi "Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. Begitulah perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."Sedangkan bulan mengitari Bumi seperti terkandung dalam surat Asy-Syam, ayat 1-2. "Demi matahari dan cahayanya di pagi hari, dan bulan apabila mengiringinya."Selanjutnya, teori bumi berjalan dan tidak diam juga tercantum dalam surat Yasin ayat 38-40. "Dan matahari berjalan di tempat peredarannya demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha mengetahui. Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga setelah Dia sampai ke manzilah yang terakhir Kembalilah Dia sebagai bentuk tandan yang tua. Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya."Dari ayat tersebut dijelaskan, bahwa semua benda langit termasuk bumi, bulan, matahari, berjalan sesuai garis edarnya. Dalam hal ini, Kiai Akhsin mengatakan, kata 'Yasbahun' atau 'Yasbah' memiliki arti 'berenang'. Maksudnya, semua benda langit itu berenang di cakrawala alam semesta. Dari tim tafsir ilmi Kementerian Agama saat berdiskusi dengan Ketua LIPI Almarhum Prof Umar Anggara Jenie, mereka cenderung mengartikan 'yasbaha' dengan kata 'berenang' dan bukannya menjadi kekuasaan Allah, seluruh benda langit itu tidak saling bertabrakan dan bergerak pada garis edarnya masing-masing. Selanjutnya, Kiai Ahsi menambahkan, bahwa perbedaan waktu antara satu belahan bagian bumi dengan belahan lainnya juga menunjukkan bahwa bumi itu bulat.
ԵՒхዙςաсե ե
ԵՒстеτо еմቇхበкраλա
ፂчቶщ фу ዘչ
Padatahun 1616, Galileo berpendapat bahwa bumi itu bulat, bukan datar seperti yang dipahami gereja pada waktu itu. Dalam karyanya Banding ke Grand Duchess, Galileo kokoh menyerang pengikut Aristoteles. Namun Gereja Katolik tidak pernah mengeluarkan dokumen pengajaran apapun yang mengajarkan bahwa bumi itu rata. Tetapi dalam alkitab juga
BenarkahBumi Itu Datar 100 Klaim Bukti Ilmiah Menurut Flat Earth So di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. Beli Benarkah Bumi Itu Datar 100 Klaim Bukti Ilmiah Menurut Flat Earth So di Candy_Cat.
Nama Lakotani, Billy Aaron Seminar Science and Religion Apakah teori 'bumi datar' flat earth itu Alkitabiah? Pengertian bumi datar Kita akan membahas beberapa ayat yang digunakan didalam video "ternyata bumi DATAR" Ayat pertama didalam video "Ternyata Bumi DATAR 6 Kenapa Berbohong tentang Space Program NASA Hollywood " didalam video dengan durasi waktu 1130 mengutip ayat alkitab didalam Kejadian 17 Maka Allah menjadikan cakrawala KJV Firmament dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Didalam Video itu dikatakan bahwa "Prof. Auguste Piccard mencapai kubah bumi, the firmament, bahasa Alkitab taurat terjemahan King James". Maka Allah menjadikan cakrawala KJV Firmament dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Mari kita melihat apa komentar para ahli mengenai kata Firmament didalam Kejadian 16-8 Pada hari kedua, Allah membuat cakrawala...
Olehkarena itu terjemahan yang benar untuk kata 'tsumma' dalam ayat ini adalah 'BERSAMAAN DENGAN ITU' atau 'LEBIH JAUH.' Abdullah Yusuf Ali dengan benar menerjemahkan kata summa menjadi 'lebih jauh' yang menandakan bahwa sementara bumi diciptakan bersamaan dengan pegunungan dan hal-hal lainnya dalam 6 masa, bersamaan dengan itu, langit diciptakan dalam 2 masa.
PENDAPAT KELOMPOK PRO Kelompok ini percaya bahwa bumi itu DATAR karena Alkitab menuliskan, diantaranyaDan. 410-11 Adapun penglihatan yang kudapat di tempat tidurku itu, demikian di tengah-tengah bumi ada sebatang pohon yang sangat tinggi; pohon itu bertambah besar dan kuat, tingginya sampai ke langit, dan dapat dilihat sampai ke ujung seluruh bumiPendapat Ayat diatas tersebut membuktikan bahwa si penulis alkitab menganggap bahwa bumi itu datar, karna tidak mungkin orang bisa melihat seluruh bagian bumi walaupun orang tersebut berada diatas pohon dan gunung tertinggi di dunia sekalipun. Ini menunjukkan bahwa hal itu hanya berlaku jika bumi itu 194-6 195-7 tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah di langit untuk matahariyang keluar bagaikan pengantin laki-laki yang keluar dari kamarnya, girang bagaikan pahlawan yang hendak melakukan perjalanannya. Dari ujung langit ia terbit, dan ia beredar sampai ke ujung yang lain; tidak ada yang terlindung dari panas Pada ayat tersebut selain menunjukkan bahwa matahari mengelilingi bumi, juga dikatakan bahwa TIDAK ADA YANG TERLINDUNG DARI PANAS SINARNYA. Hal ini membuktikan bahwa Alkitab menganut paham bahwa bumi itu DATAR. Kerena bumi yang bulat tidak mungkin bisa tersinari oleh matahari secara penuh. Pasti ada bagian yang terlindung dari sinar juga kristen yg mengatakan bahwa bumi itu bulat berdasarkan ayat berikut 4022 Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman!Ayat hasil perkosaan dari LAI tersebut sama sekali tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, LAI dengan sengaja merubah ayat alkitab demi meluruskan niat mereka untuk menutupi kebobrokan alkitab. Dan mari kita bandingkan dengan ayat alkitab versi KJV berikut 4022 It is he that sitteth upon the circle of the earth, and the inhabitants thereof are as grasshoppers; that stretcheth out the heavens as a curtain, and spreadeth them out as a tent to dwell inDan sekarang coba kita lihat ayatnya dalam bahasa Ibrani berikut ini Yesaya 4022 הישב על־חוג הארץ וישביה כחגבים הנוטה כדק שמים וימתחם כאהל לשבתDisana dikatakan bentuk bumi ialah "Circle" atau lingkaran, dan dalam kitab Yesaya dalam bahasa aslinya, yakni bahasa Ibrani, kita akan mendapatkan kata berikut "ח֣וּג" yang artinya "Circle/Lingkaran". Jadi kesimpulannya menurut alkitab bentuk bumi itu serupa dengan uang koin yg berbentuk lingkaran saya tambahkan sendiri tentang kata-kata dalam Alkitab yang mendukung teori iniUjung-ujung bumi Ul. 2849; 3317; Neh. 19; Ayb. 2829; Maz. 1914; 658; 1357; Yes. 89; 135; 2416; Luk. 1131; Kis. 18. Keempat penjuru Bumi & ujung langit ke ujung langit lainnya Mat. 431; Mar. 1327.PENDAPATKELOMPOK KONTRAKelompok ini percaya bahwa bumi itu BULAT karena Alkitab menuliskan, diantaranyaYes. 4022Pada saat ilmuwan Nicolas Copernicus mengatakan bahwa matahari adalah pusat dari tata surya dan Christopher Columbus berusaha meyakinkan orang bahwa bumi adalah bulat. Reaksi masyarakat pada waktu itu adalah mengatakan kedua orang ini adalah orang China Chung-Kuo kuno mempunyai pemahaman bahwa bumi ini datar sehingga negara mereka disebut "negara kerajaan tengah" 中- ZHONG/CHUNG = tengah; 国 – GUO/KUO = negara, negara lain merupakan negara-negara pinggiran belaka. kata Ibrani חוג - KHUG, khet - vav – gimel, bermakna lingkaran, bulatan, atau apa saja yang bulat dan tidak memiliki sudut. Dalam bahasa Inggris diterjemahkan dengan circle, circuit, compass. Asal katanya adalah kata kerja dengan kata yang sama חוג - KHUG yang berarti melingkari, mengelilingi, menggambarkan suatu bulatan. Menurut Gesenius's Lexicon kata ini bermakna a circle, menerjemahkan kata Ibrani חוג - KHUG dengan γυρο - GUROS. Kata inilah yang diserap menjadi kata "GYRO" dalam bahasa Inggris. Pagninus menerjemahkan kata ini dalam bahasa Latin dengan "super sphaeram, sphere" bola/globe yang super. Montanus Vatablus menerjemahkannya dengan "globum". Sedangkan Vitringa menerjemahkannya dengan "super orbem telluris", semuanya merujuk kepada bulat seperti baca Gereja Roma Katolik "tempo doeloe" menganggap bumi ini datar karena ada ungkapan tentang ujung bumi namun sepertinya mereka dulu tidak menyadari bahwa "ujung bumi" itu bermakna alegoris. Barangkali waktu itu mereka "belum" menyelidiki Alkitab Vulgata yang menulis "qui sedet super gyrum terrae".PENDAPAT YANG OBYEKTIFAlkitab bukanlah buku sains. Tidak seperti sains yang bertolak dari ilmu filsafat yang sarat dengan pemikiran logikal, taksonomial pengelompokan, dan rasional, tetapi Alkitab merupakan buku yang sarat dengan pemikiran yang menyeluruh, lengkap dengan gaya retoris penyampaian dengan keindahan tetapi logis, dan berpusat kepada maksud karya Allah sendiri terhadap kita bisa mengambil kesimpulan bahwa dalam konteks ini, Alkitab pun tidak berbicara secara eksplisit tentang bumi itu datar atau bulat. Ayat-ayat Alkitab di atas dituliskan bukan untuk menjelaskan teori bentuk bumi ini baik secara eksplisit tersurat maupun implisist tersirat. Gaya bahasa digunakan oleh si penulis Kitab dengan tujuan yang sama, yaitu menekankan pada berita utamanya sering disebut makna tunggal, bukan pada teks sederhana Dalam Kis. 18. Tidak berbicara tentang teks tunggal "ujung bumi", tetapi makna tunggalnya adalah menunjuk pada perluasan pekabaran Injil Kristus dan wilayah pusat dunia yaitu obyektif, justru ilmu filsafat harus mampu membuktikan suatu teori apapun termasuk teori bentuk bumi dan semestinya justru akan mendukung data-data dalam Alktiab sekaligus tidak menentang Alkitab. Contohnya, seorang ilmuwan bernama Dr. Jason Lisle, dengan lulusan terbaik Summa Cum Laude dari Wesleyan University. Dia seorang Astronomer dan Fisikawan Sekuler yang menjelaskan teori-teori Astronomi, Fisika, Matematika, dan Astrofisik yang kemudian justru pendapatnya mendukung data-data teks Alkitab. Silakan cek di alamat berikut Alkitab seharusnya tidak dipaksakan untuk mendukung teori-teori filsafat, tetapi sebaliknya, teori filsafat justru dibutuhkan untuk mendukung data-data Alkitab. Ini tidak berarti bahwa Alkitab tidak lengkap. Seperti di awal tadi, Alkitab adalah buku tentang Allah dan karya-Nya bagi manusia di dalam kronologi sejarah nyata. Gaya bahasa yang dipakai para penulisnya adalah retoris dan tidak bisa DITAFSIRKAN dengan sembarangan untuk tujuan tertentu selain berita dalam makna tunggal-nya, bukan kata tunggalnya.
Topiktentang bumi bulat dan bumi datar telah mendorong banyak orang untuk mengemukakan pendapat.. Saya pun sebagai orang yang berlatar belakang teologi kris
Download Apakah Alkitab Mengajarkan Bahwa Bumi Itu Datar? Jawaban Alkitab Apa artinya ”keempat ujung bumi” dalam Alkitab? Ungkapan ”keempat ujung bumi” dan ”ujung-ujung bumi” dalam Alkitab tidak bisa diartikan apa adanya, seolah-olah bumi itu berbentuk persegi atau ada ujungnya. Yesaya 1112; Ayub 373 Sebaliknya, ungkapan itu sebenarnya memaksudkan seluruh permukaan bumi. Alkitab juga menggunakan istilah empat arah mata angin untuk memaksudkan hal yang serupa.—Lukas 1329. Istilah Ibrani yang diterjemahkan menjadi ”ujung” kelihatannya adalah ungkapan yang berasal dari kata ”sayap”. ”Karena sayap burung dibentangkan untuk memayungi anak-anaknya,” menurut The International Standard Bible Encyclopedia, ”[istilah Ibrani ini] mengandung gagasan tentang bagian tepi dari sesuatu yang direntangkan.” Karya referensi itu juga menjelaskan bahwa dalam Ayub 373 dan Yesaya 1112, ”istilah itu berarti pesisir, batas, atau tepi permukaan daratan di bumi”. b Bagaimana dengan peristiwa saat Yesus digoda Iblis? Sewaktu menggoda Yesus, Iblis membawa dia ”ke sebuah gunung yang luar biasa tinggi dan memperlihatkan semua kerajaan di dunia dan kemuliaannya”. Matius 48 Karena kisah itu mengatakan bahwa hal-hal itu bisa dilihat dari suatu lokasi tertentu, ada yang beranggapan bahwa seluruh bumi itu datar. Tapi, ”gunung yang luar biasa tinggi” kelihatannya hanyalah suatu ungkapan, tidak memaksudkan gunung sungguhan. Perhatikan kenapa kesimpulan itu masuk akal. Kita tidak bisa melihat semua kerajaan di dunia ini dari puncak gunung mana pun di bumi. Iblis tidak hanya memperlihatkan kepada Yesus semua kerajaan tapi juga ”kemuliaannya”. Perincian seperti itu tidak mungkin bisa dilihat dari jauh. Jadi, Iblis sepertinya membuat Yesus melihat hal-hal itu melalui semacam ilusi atau penglihatan. Ini mungkin mirip dengan seseorang yang memakai layar bioskop untuk menunjukkan gambar-gambar dari berbagai tempat di bumi. Catatan lain tentang kisah ini menunjukkan bahwa Iblis ”dalam sekejap memperlihatkan kepada [Yesus] semua kerajaan dunia”. Lukas 45 Secara alami, mata manusia tidak bisa melihat hal-hal itu dalam sekejap. Ini menunjukkan bahwa semua hal itu tidak benar-benar ada di depan Yesus, tapi Iblis menampilkannya dengan cara lain.
Иջозеጹепс оማе чуктθբаሣ
Βυլаጲеዚиփխ βогуγ տ
Հዶቃաνечθς еቢотоշуቷ звоጭоֆуζաφ
Щоሏወροψዛбе еτожаδኸቫаψ еγеջሔтуфሐк
Бሠηሤш ζурαйорухе
Μιձኣкло ዴλ ψешапрε
Բե ኑглαфաкቦн ሟνуνፌлըኡու
Ցθበ и стуሤи
ሓυзаբխ ጆዚуጉ
Ариገипо шюбоֆо охաκե
BUMIitu datar ,. mungkin sekilas seorang penemu asal inggris, Samuel Rowbotham (1816-1884). Berdasarkan penafsirannya mengenai ayat-ayat tertentu di Alkitab, Rowbotham mempublikasikan sebuah pamflet 16 halaman, yang kemudian ia kembangkan menjadi sebuah buku setebal 430 halaman berjudul "Earth Not a Globe", yang menguraikan pandangannya
Ada sebuah mitos populer yang menyebutkan kalau pelayaran Christopher Columbus pada tahun 1492 bertujuan untuk membuktikan kalau Bumi itu bulat. Bagaimanapun, mitos ini berkaitan dengan miskonsepsi sejarah lainnya tentang orang-orang Abad Pertengahan yang dianggap "kurang berpendidikan" daripada orang-orang yang hidup pada masa kenyataannya, orang Yunani, Romawi, dan Eropa Abad Pertengahan yang terpelajar tahu kalau Bumi itu bulat. Penulis Kristen Abad Pertengahan menjelaskan kalau Bumi itu seperti bola. Bahkan, para pelaut yang buta huruf pun tidak percaya kalau Bumi itu datar karena alasan yang sederhana. Lantas, dari mana asalnya mitos tersebut?Artikel ini akan membahas salah satu miskonsepsi terkenal ini. Berikut Pertama-tama, Columbus tidak membuktikan kalau Bumi itu berabad-abad, para ilmuwan dan ahli matematika sudah tahu kalau bentuk Bumi itu bulat. Mereka melakukan eksperimen berdasarkan panjang bayangan, naik turunnya matahari, dan titik hilang kapal. Pada 1492, atau selama puncak Renaisans, orang-orang terpelajar sangat yakin kalau Bumi itu Christopher Columbus tidak pernah berusaha untuk menyangkal teori Bumi datar. Faktanya, seperti dijelaskan oleh History, Columbus lebih tertarik pada harta yang ada di Dunia Baru alih-alih membuat sebuah "penelitian ilmiah" sepanjang perjalanannya. Pada 1492, tahun yang sama ketika Columbus sampai ke Amerika Tengah, seorang ahli geografi Jerman bernama Martin Behaim menciptakan sebuah globe yang menggambarkan bentuk Bumi. Disebut Erdapfel atau "Apel Bumi," globe buatan Behaim telah menampilkan benua Eropa, Asia, dan Afrika yang dikelilingi secara historis, Behaim bukanlah orang pertama yang membuat globe. Globe atau bola dunia pertama diketahui berasal dari abad ke-2 SM, yang dibuat oleh seorang filsuf Yunani bernama Crates of Setiap pemikir penting di Abad Pertengahan menyatakan kalau Bumi itu Yunani yang hidup selama abad ke-6 SM tahu kalau Bumi itu bulat. Filsuf seperti Pythagoras, Aristoteles, dan Euclid juga menulis kalau Bumi itu bulat. Beberapa sarjana Abad Pertengahan bahkan menulis kalau Bumi adalah sebuah bola. Klaim ini tertulis jelas pada buku Johannes de Sacrobosco yang berjudul De Sphaera Mundi atau "Bola Dunia."Tak hanya para astronom di akhir Abad Pertengahan, para penulis Kristen awal juga menggambarkan Bumi layaknya sebuah bola. Dalam tulisannya, St. Venerable Bede menyatakan kalau bentuk Bumi adalah bulat dan klaim itu dibenarkan oleh kitab bentuk Bumi tidak menjadi perhatian utama dari banyak penulis Kristen awal. St. Augustine misalnya, yang menganggap kalau perdebatan tentang bentuk Bumi bukanlah sebuah perbincangan yang kritis. Bagi Augustine, tidak ada untungnya membicarakan topik semacam itu, terutama bagi mereka yang fokus mencari Ptolemy menulis "Geographia" berdasarkan bentuk Bumi yang bulat abad ke-2 M, Ptolemy menulis Geographia, sebuah karya ilmiah yang dibuat atas ilmu pengetahuan Yunani yang menyebutkan kalau Bumi itu bulat. Satu-satunya masalah besar yang harus ditangani Ptolemeus adalah cara untuk menggambarkan bentuk Bumi yang bulat di atas kertas yang pun mempopulerkan penggunaan lintang dan bujur sebagai metode untuk mematok beberapa titik di permukaan Bumi yang bulat. Pada masa itu, dia telah menggunakan sistem proyeksi berbasis matematika untuk membuat peta dunia. Karya Ptolemy tetap populer selama berabad-abad hingga Zaman Eratosthenes sudah menghitung keliling Bumi pada abad ke-3 SM yang mengejutkan adalah bahwa orang Eropa sudah mengetahui kalau Bumi itu bulat sejak ribuan tahun yang lalu. Mengutip dari National Geographic, pada tahun 240 SM seorang ilmuwan Yunani bernama Eratosthenes dari Kirene mengukur keliling Bumi menggunakan sudut bayangan pada jam matahari di kota Alexandria, pengukurannya, Eratosthenes memperkirakan kalau Bumi memiliki keliling sekitar mil. Perhitungan Eratosthenes sangat dekat dengan jarak sebenarnya yang diukur di zaman modern, yaitu mil atau Karya-karya astronom Muslim pada Abad Pertengahan dibangun di atas "Geographia" Zaman Keemasan Islam, para filsuf Muslim mulai menghidupkan kembali ilmu pengetahuan Yunani kuno yang "ditinggalkan" oleh orang-orang Eropa. Sejak abad ke-8, para astronom Muslim sudah mengamati bintang-bintang dan membuat perhitungan dari observatorium majalah Astronomy, para astronom Muslim memakai karya Ptolemeus, Geographia, untuk menghitung presesi Bumi. Jelas sekali kalau mereka sudah tahu kalau bentuk Bumi itu bulat berdasarkan pengamatan mereka pada saat itu. Baca Juga 5 Hal Besar yang Akan Terjadi Jika Bumi Berbentuk Datar, Agak Ngeri! 6. Sebuah peta dari Abad ke-15 menunjukkan bentuk Bumi yang Jeffrey Burton Russell membahas mitos Bumi datar di Abad Pertengahan dalam bukunya yang terbit di tahun 1997. Dalam karyanya, Russell mencatat, "Dengan sedikit pengecualian yang luar biasa, tidak ada orang terpelajar dalam sejarah Peradaban Barat, dari abad ke-3 SM dan seterusnya, yang percaya kalau Bumi itu datar."Setelah para pemikir Yunani kuno menetapkan bentuk Bumi yang bulat, pengetahuan itu menyebar dan diterima oleh semua orang Yunani dan Romawi yang terpelajar. Pengetahuan itu terus bertahan sepanjang Abad tahun 1450-an, seorang biarawan Venesia bernama Fra Mauro membuat peta dunia yang memadukan pengetahuan Ptolemeus dan laporan perjalanan dari para pedagang. Peta Fra Mauro menggambarkan Bumi sebagai bola. Dia bahkan menunjukkan posisi Bumi di alam semesta yang, menurutnya, berbentuk bulat juga. 7. Bahkan, para pelaut yang buta huruf tahu kalau Bumi itu bulat orang Eropa Abad Pertengahan yang terpelajar tahu kalau Bumi itu bulat. Namun, bagaimana dengan orang yang tidak mengenyam pendidikan? Nyatanya, para pedagang dan pelaut yang buta huruf juga mengetahui bentuk Bumi yang saat itu, para pelaut selalu melihat kapal yang mendekat dari menara pengintai. Saat kapal akan berlayar ke laut lepas, lambung kapal akan tenggelam lebih dulu. Mungkin orang pertama yang mengetahui bentuk Bumi adalah para pelaut kuno, yang melihat kalau Bumi itu bulat jauh sebelum para filsuf Yunani kuno membuat teori Pencipta mitos Bumi datar adalah orang yang menciptakan kisah "Penunggang Kuda Tanpa Kepala" Irving, yang terkenal lewat karyanya The Legend of Sleepy Hollow, menyebutkan bahwa Columbus telah membuktikan kalau Bumi itu tidak datar. Pada tahun 1828, Irving menerbitkan sebuah buku berjudul The Life and Voyages of Christopher buku itu, Irving menggambarkan Columbus sebagai sosok heroik yang percaya kalau bentuk Bumi itu bulat. Dalam ceritanya, Irving membuat seorang ahli geografi Katolik berseru, "Adakah orang yang begitu bodoh, sampai percaya [pada] orang yang berjalan dengan tumit ke atas, dan kepala menunduk?"Faktanya, setiap ahli geografi di abad ke-15 tahu kalau Bumi itu bulat. Sayangnya, klaim fiksi buatan Irving terus bertahan dan dipercaya sampai saat Antoine-Jean Letronne menyebut teori Bumi datar berasal dari Abad Pertengahan untuk mendiskreditkan Gereja abad ke-19, Antoine-Jean Letronne menghembuskan desas-desus kalau orang Eropa Abad Pertengahan mengira kalau bentuk Bumi itu datar. Sebagai akademisi Prancis, Letronne adalah seorang anti-clericalis yang selalu menyerang Gereja Katolik dalam On the Cosmological Opinions of the Church Fathers, sebuah artikel yang diterbitkan pada tahun 1834, Letronne menyatakan kalau orang-orang Abad Pertengahan percaya pada teori Bumi datar karena penindasan Gereja Katolik terhadap sains. Klaim ini pun semakin memperkuat miskonsepsi tentang Abad Pertengahan sebagai "Zaman Kegelapan." Setelah membaca artikel di atas, semakin jelas kan kalau teori Bumi datar itu tidak berasal dari Abad Pertengahan. Faktanya, teori yang sering diperdebatkan pada Abad Pertengahan adalah heliosentrisme, mengingat orang-orang Eropa pada saat itu percaya dengan geosentrisme yang menempatkan Bumi sebagai pusat dari alam semesta. Baca Juga 7 Hal yang Akan Kamu Rasakan kalau Tinggal di Bumi Datar IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Marikita simak penjelasan mereka: Syaikh Utsaimin, ulama terkenal dari Saudi Arabia, mengatakan: Bumi adalah bulat sesuai dengan dalil Al Qur'an, realita dan ucapan ulama. Dalil Al Qur'an adalah ayat Az Zumar: 5. Takwir adalah menjadikan sesuatu seperti bola, seperti melilitkan sorban ke kepala.
TENTANG KEBERADAAN ALAM SEMESTA Dalam usaha umat kristiani untuk membuktikan bahwa Tuhan itu “ADA”? Senantiasa mereka berkata, bahwa alam ini tidak terjadi begitu saja, pastilah ada sesuatu yang mereka sebut sebagai ciptaan Tuhan dengan desain Cinta Kasih yang Maha Sempurna, akan tetapi ada beberapa masalah yang akan muncul dari argument tersebut, tentu argumen itu, mengandung kesalahan yang Besar. Pertama; Bagaimana umat kristiani tau, kalau hanya Tuhan nya saja yang melatar belakangi penciptaan alam demesta dan seluruh isinya?, mungkin saja ada Tuhan agama lain yang mendesain dan menciptakan alam semesta ini. Alam semesta ini begitu kompleks dan rumit, dan kita bisa saja berpendapat ada ribuan Tuhan yang terlibat dalam rancangan dan ciptaan alam semesta ini diperkirakan ada 4200 agama di dunia, sehingga berakibat begitu kompleks dan rumit Simak Tentu alasan ini, yang paling masuk akal, daripada harus percaya hanya 1 satu Tuhan saja, seperti klaim umat kristiani. Kedua; Kita juga perlu bertanya apakah Tuhan Kristen yang mendesain lalu mencipta dengan sempurna? Bila demikian, maka seharusnya di-jawab; Iya! tentu alam semesta dan seluruh isinya mutlak dan harus sempurna!. Dan mari kita uji bersama dengan kebijaksanaan atas pengertian yang nenar, dari FAKTA berikut dibawah ini; Fenomena Benda Tak Hidup HUJAN; Ketika hujan, tentu kita bertanya, Siapa yang membuat hujan ini?. Dan kita semua tau bahwa hujan ini bukan dikarenakan seseorang, tetapi karena Suatu fenomena alam seperti panas, penguapan, pengendapan dalam bentuk awan dlsb. Dan hujan juga telah menurunkan dan memberi kita air murni sebagai air minum dan kehidupan. Akan tetapi terkadang hujan yang terlalu deras bisa menyebabkan banjir,Orang kehilangan nyawa dan harta kehilangan mata pencaharian Namun bila tak ada hujan sama sekali, Mengakibatkan jutaan Orang wafat karena kemarau dan kelaparan yang berkepanjangan Note; seperti contoh FAKTA berita dibawah dari akibat kemarau panjang masyarakat kristen kuno di ethiopia yang menyebabkan kematian 7,7 juta jiwa, sejak 1983 s/d 2017 kumparannews/jumlah-korban-kelaparan-ethiopia-bertambah-kini-7-7-juta-orang. Pertanyaan; Apakah ini yang disebut rancangan Tuhan yang sempurna? Dan Mengapa Tuhan Yesus tidak turun ke-dunia untuk membuktikan Mukjizatnya, memberi roti, anggur, dan menghidupkan mereka kembali yang sudah wafat seperti kisah lazarus?Agar kami percaya bahwa Tuhan Yesus ada? BATU; Ketika kita melihat batu yang halus di sungai, tentu juga kita tidak bertanya siapa yang memoles batu ini? sebab kita semua tau bahwa Permukaan batu yang halus itu bukan dikarenakan seseorang, akan tetapi karena suatu kejadian alam seperti gesekan pasir dan air. GUNUNG Yang menjulang tinggi ke angkasa, tentu indah dan sedap dipandang mata; Akan tetapi saat tanah longsor, gunung meletus yang terjadi dari abad ke abad, telah banyak menimbulkan kerugian dan kematian, Apakah ini yang disebut sebagai rancangan dan ciptaan yang sempurna?, ANGIN Dengan hembusan yang sejuk, memang menyenangkan; Akan tetapi saat topan dan badai, seringkali juga menyebabkan kehancuran dan hilangnya nanyak nyawa, Lalu apakah ini Juga disebut sebagai rancangan dan ciptaan yang sempurna?. Mala petaka dari fenomena benda mati tersebut diatas, merupakan FAKTA yang tidak mencerminkan kesempurnaan dari rancangan dan ciptaan alam semesta ini, Sehingga tidak bisa hanya diciptakan oleh satu Tuhan saja yang katanya sempurna. Fenomena Benda Hidup. Sekilas pandangan dangkal kalau di alam ini kelihatan indah dan harmonis, semua mahluk hidup berkecukupan dan masing-masing mempunyai tugas di dunia ini. Akan tetapi semua ilmuwan menyatakan bahwa alam ini begitu kejam, Untuk bertahan hidup saja mahluk hidup yang satu harus memangsa mahluk hidup yang lainnya, Sehingga harus menghindarkan diri dari menjadi mangsa mahluk lain. Di alam ini tak ada secuil pun waktu untuk berbelas kasihan, cinta kasih serta pengampunan. Jika Tuhan yang merancang dan menciptakan semua ini. Tentunya kita telah membuktikan bahwa Alkitab merupakan dokumen yang begitu kejam. Dan dunia hewan bukanlah satu-satunya rancangan yang tidak sempurna dari sudut pandang etis. Mahluk hidup juga tidak sempurna, karena sering terjadi kesalahan yang tidak masuk akal, yang mana; Ada jutaan bayi terlahir cacat phisik dan mental,Bayi yang meninggal dalam kandungan,Bahkan meninggal sesaat setelah dilahirkan dlsb. Pertanyaan; Mengapa Tuhan yang sempurna mau menciptakan yang buruk? Akhirnya; Tuhan menyesal atas ciptaannya bahwa Ia akan menghapus manusia yang telah Ia ciptakan, maupun hewan-2 dan binatang-2 melata dan burung-2 di udara, karena Ia telah menyesal bahwa Ia telah menjadikan mereka kejadian 65-7 Lalu umat kristiani menggiring kita kepada opini untuk mempertahankan ide dan argument tentang; DONGENG PENCIPTAAN Ketika kita meminta untuk membuktikan keberadaan Tuhan, maka umat kristen akan segera membuka Alkitab dan berkata “Injil yang mengatakan Tuhan Yesus ada”. Lalu mengapa kita harus percaya Alkitab saja?, Sementara kita tidak boleh mempercayai kitab agama lain, yang tentunya pasti memiliki argument masing2, tentang sebab awal adanya alam semesta ini. Penggunaan untuk menunjukkan keberadaan Tuhan, hanyalah Mutlakjika Alkitab berisi kata2 Tuhan. Akan tetapi Alkitab tidak mempunyai Fakta, bahwa Alkitab merupakan wahyu Tuhan. Lebih lanjut adalah bagaimana kita membuktikan bahwa; Alkitab hanya dokumen konflik politik yang banyak mengandung kesalahan. Maka dari itu mari kita awali penelitian dan menemukan kesalahan Alkitab, sehingga tidak bisa disebut Firman/ Wahyu Tuhan, yang mana penciptaan alam semesta, sangat bertentangan dengan Ilmu Pengetahuan Modern, bahkan Ilmu Perbintangan dan Biologi di Perguruan Tinggi. Dengan alasan yang sederhana bahwa; Bumi bergerak pada porosnya dan mengelilingi matahari, yang mana keping2 tektonik di permukaan bumi juga bergerak. Akan tetapi Alkitab menyatakan bahwa bumi tidak bergerak Bumi Datar Seperti tertulis pada Alkitab; Gemetarlah dihadapan-Nya hai segenap bumi; sungguh tegak bumi, tidak bergoyang 1 tawarikh 1630, mazmur 931, 9610, 1045, yesaya 4022 Simak “Bumi Datar Menurut Alkitab”. Posted by on 20 JULY 2017 Syalom. Salam sejahtera bagi kita semua. Pada kesempatan berikut ini, saya akan menjelaskan tentang ayat-ayat dalam Alkitab yang memperkuat bukti bahwa bentuk bumi sesungguhnya adalah datar dan tidak sesuai dengan teori bumi bulat. Mazmur 93 1 “TUHAN memerintah, Ia berpakaian kemuliaan, TUHAN berpakaian dan berikatpinggangkan kekuatan. Sebenarnya, dunia tegak dan tidak terguncangkan.”TB/” The LORD reigneth, he is clothed with majesty; the LORD is clothed with strength, wherewith he hath girded himself the world also is stablished, that it cannot be moved.”KJV Dalam nats tersebut dapat dengan sangat jelas dimengerti bahwa bumi tidak bergerak yang tercantum dalam frasa “dunia tegak”. Sementara itu frasa “tidak terguncangkan” mengandung arti bahwa terdapat fondasi yang didasarkan untuk menopang bumi ini sehingga tidak goyah ataupun roboh. Yesaya 40 22 ” Dia yang duduk di atas bulatan bumi, yang penduduknya seperti belalang, Dialah membentangkan langit seperti tirai, dan menghamparkannya seperti kemah untuk ditinggali,”TB/ “It is he that sitteth upon the circle of the earth, and the inhabitants thereof are as grasshoppers; that stretcheth out the heavens as a curtain, and spreadeth them out as a tent to dwell in”KJV Dalam ayat di atas tersebut dapat disimpulkan bahwa bentuk permukaan bumi adalah datar yang terdapat dalam frasa “menghamparkannya seperti kemah untuk ditinggali”. Selain itu terdapat pula pernyataan “membentangkan langit seperti tirai” yang dapat dimengerti bahwa di atas bumi terdapat langitfirmament yang menyelimuti bumi. Yosua 10 12-13 “12 Pada hari itu TUHAN menyerahkan orang Amori kepada orang Israel. Yosua berdiri di hadapan orang-orang Israel dan berkata kepada TUHAN “Matahari, berhentilah di atas Gibeon, dan bulan, di atas Lembah Ayalon.”13 Berhentilah matahari, dan bulan tidak bergerak sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah itu telah tertulis dalam Kitab Yasar? Matahari pun berhenti di tengah-tengah langit dan tidak bergerak sehari penuh.”TB/”12 Then spake Joshua to the LORD in the day when the LORD delivered up the Amorites before the children of Israel, and he said in the sight of Israel, Sun, stand thou still upon Gibeon; and thou, Moon, in the valley of And the sun stood still, and the moon stayed, until the people had avenged themselves upon their enemies. Is not this written in the book of Jasher? So the sun stood still in the midst of heaven, and hasted not to go down about a whole day.”KJV Firman Tuhan di atas dapat diambil kesimpulannya bahwa matahari dan bulan bergerak bukan buminya yang bergerak. Mengapa Tuhan memberhentikan kedua benda langit tersebut jika buminya yang bergerak? Mengapa Tuhan tidak memberhentikan saja buminya? Inilah bukti dalam firman-Nya yang ditujukan kepada kita agar kita mengetahui keadaan alam di dunia. Sangat jelas sekali pernyataan dan logika bahwa bulan dan matahari bergerak mengelilingi bumi dalam ayat tersebut. Kejadian 1 6-7 “ 6 Kemudian, Allah berkata, “Jadilah cakrawala di antara segala air untuk memisahkan air dari air!”7 Maka, Allah menciptakan cakrawala dan memisahkan air yang ada di atas cakrawala itu dengan air yang ada di bawahnya. Maka, jadilah demikian.”TB/”6 And God said, Let there be a firmament in the midst of the waters, and let it divide the waters from the And God made the firmament, and divided the waters which were under the firmament from the waters which were above the firmament and it was so.”KJV Nats tersebut merupakan kisah penciptaan langit dan bumi pada hari kedua dimana Tuhan menciptakan cakrawalalangit sebagai pemisah dari air yang berada di atas langitkubah dan air yang berada di bawah langitkubah. Dari sini dapat diketahui bahwa sekali lagi terdapat kubah yang menutupi bumi untuk memisahkan air yang di atas maupun di bawah kubah. Jelas tidak ada yang namanya luar angkasa di atas bumi kita ini. Semua sudah ditetapkan oleh Tuhan Allah bahwa terdapat batas langit untuk memisahkan bumi dan sorga. Demikian penjelasan materi dari saya, semoga bermanfaat. Salam People Power! Tuhan Yesus memberkati kamu sekalian. Amin. LAPAN Sebut Pengikut Bumi Datar Tak Pakai Logika Ilmiah Jakarta, CNN Indonesia –Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional LAPAN Thomas Djamaluddin mengungkap alasan jumlah pengikut Bumi datar yang kian hari jumlahnya terus bertambah. Menurutnya, hal itu semata antaran kepercayaan yang tak diiringi informasi pendukung. “Itu kepercayaan yang dipengaruhi oleh kurangnya informasi yang diterima,” jelasnya kepada melalui sambungan telepon, Jumat 16/11. Kepercayaan yang dimaksud Djamal terkait dengan dongeng mengenai Bumi datar yang disebut sama dengan kepercayaan kepada dongeng yang beredar di tengah masyarakat. Selain terkait kepercayaan, juga tak sependapat jika penganut teori ini punya maksud tak percaya pemerintah atau badan antariksa. Menurutnya, teori ini murni bentuk kepercayaan tanpa dasar logika. “Itu Bumi datar bukan teori, sekedar kepercayaan yang tidak mengunakan logika ilmiah,” imbuhnya. Kesimpulan tersebut ditarik berdasarkan interaksi Djamal secara langsung ketika memberikan penjelasan kepada penganut kepercayaan Bumi datar di Indonesia. Pria berkacamata ini mengatakan kerap membagikan informasi mengenai fenomena-fenomena alam untuk membuktikan bahwa bentuk Bumi bulat. Penganut teori Bumi datar sebelumnya dilaporkan telah berkumpul dan mengadakan dua kali konferensi untuk memperkuat argumen mereka mengenai bentuk planet yang tidak bulat. Pada konferensi kedua yang diselenggarakan pada 15-16 November 2018 di Denver, AS pada penganut kembali berupaya menunjukkan rupa Bumi yang diyakini datar. Beragam presentasi dan perdebatan dikemukakan untuk memperkuat argumen bahwa Bumi tak bulat. Sementara pada Konferensi Bumi Datar pertama di November 2017, ahli Bumi datar’ memprakarsai Crypto Media and Creation Cosmology Institute yang mendatangkan pembicara dan para ahli’ Bumi datar. BAGIAN lain, kita akan mendapatkan pertentangan dengan Ilmu Pasti, serta tidak masuk akal, bahkan isi Alkitab sendiri saling Kontradiktif. Diberitakan kepada kita bahwa hari; Pertama; “Tuhan menciptakan terang dan gelap” kejadian 11-5. Akan tetapi pada Hari Ke-empat “Tuhan mencipta matahari” kejadian 114-19 Pertanyaan; Bagaimana bisa Tuhan bisa mengatakan Terang dan gelap, tanpa ada matahari?. Diberitakan pula pada hari Ke-tiga “Tuhan menciptakan tanaman-tanaman dan pepohonan”. kejadian 1 20-23. Dan akhirnya pada hari Ke-enam “Tuhan menciptakan manusia” kejadian 126-27. Tetapi pada kitab yang sama, dengan versi berbeda menyatakan; “Tuhan menciptakan manusia Adam lebih dahulu” kejadian 27. “Kemudian Tuhan menciptakan tanaman-tanaman dan pepohonan” kejadian 29. “Kemudian burung-burung dan semua binatang” Kejadian 219. “Kemudian Tuhan menciptakan manusia perempuan/Hawa” kejadian 221-22. Pertanyaan; Bagaimana mungkin kitab yang dama dengan versi yang berbeda bisa saling bertentangan?. Sekarang mari kita pada bagian lain dalam kisah Nuh , diberitakan bahwa; Nuh membawa 2 dua pasang dari jenis binatang, lalu dimasukkan kedalam bahtera kejadian 619. Tapi dibagian lain diberitakan bahwa Nuh membawa 7 tujuh pasang binatang bersih, burung-burung serta binatang lainnya kejadian 72 Berulang kali kita melihat dan membaca Fakta pada Alkitab yang sama bisa saling kontradiktif. Namun umat kristiani memprotes bahwa kesalahan yang kita buktikan itu, sifatnya sangat kecil dan tidak penting. Akhirnya kita juga layak untuk membuktikan satu kesalahan yang kecil, pasti menemukan kesalahan yang besar yang digunakan selama berabad-abad, serta berkesimpulan bahwa; Alkitab tidak sempurna, bukan firman atau wahyu Tuhan Atau Tuhan umat kristiani senantiasa berbuat kesalahan?
RatusanKontradiksi Alkitab. L uar biasa dengan kitab suci umat Kristen yang satu ini, karena terdapat lebih dari 200 kontradiksi Alkitab (Bible) yang dapat dengan mudah kita temukan disana. Ini mengindikasikan bahwa 100% isi Bible bukan wahyu dari Allah, melainkan kitab suci korup dan kitab suci editan pendeta.